Belajar & Tiru
Lumbung Pangan Digital Desa Marga Sakti boleh ditiru desa mana pun. Berikut bahan belajar, SOP, dan langkah penerapannya.
Panduan Lumbung Pangan (PDF)
Untuk pengelola, kader, dan desa yang ingin meniru.
Lihat dasbor langsung
Contoh nyata data yang dicatat desa kami.
Menerapkan dalam 7 hari
- 1
Hari 1: Musyawarah singkat
Kepala desa, BUM Desa, ketua poktan/KWT, dan kader posyandu menyepakati siapa mencatat apa (harga, tanam/panen, lumbung, gizi).
- 2
Hari 2: SK pengelola
Terbitkan SK Kepala Desa/surat tugas pengelola Lumbung Pangan Digital, lengkap dengan nama pencatat.
- 3
Hari 3: Aktifkan aplikasi
Operator menyalakan Lumbung Pangan, memilih komoditas desa, dan memasukkan surel Google para pencatat.
- 4
Hari 4: Latih pencatat
30 menit di balai desa: buka tautan pencatatan di HP, coba catat harga & panen, hapus catatan uji.
- 5
Hari 5: Catat data awal
Stok lumbung saat ini, lahan yang sedang ditanam & perkiraan panen, harga 5 komoditas utama, rekap posyandu bulan lalu.
- 6
Hari 6: Hubungkan grup WA
Bagikan tautan dasbor & ringkasan harga ke grup WA petani; pasang tautan grup di pengaturan.
- 7
Hari 7: Jadwal rutin
Harga tiap Senin, tanam/panen saat terjadi, lumbung tiap ada keluar-masuk, gizi tiap selesai posyandu. Anggarkan kuota & pelatihan di APB Desa.
SOP pencatatan
| Data | Pencatat | Kapan |
|---|---|---|
| Harga pasar | BUM Desa / KWT | Tiap Senin (atau hari pasar) |
| Tanam & perkiraan panen | Ketua kelompok tani | Saat mulai tanam |
| Panen | Ketua kelompok tani | Setelah panen |
| Stok masuk/keluar lumbung | Pengelola lumbung / BUM Desa | Setiap ada pergerakan barang |
| Rekap gizi | Kader posyandu | Setelah posyandu bulanan |
| Pemeriksaan & publikasi | Operator desa | Bulanan: cek data, terbitkan berita |
Desa yang sudah menerapkan
- Desa Marga Sakti (perintis)
Desa di Kabupaten Bengkulu Utara yang sudah memakai web desa ini cukup meminta operatornya menyalakan menu Lumbung Pangan, tanpa biaya aplikasi tambahan.